KULON PROGO -Seekor merak hijau (Pavo muticus), salah satu satwa yang dilindungi, mengejutkan warga Dusun Bandung, Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, setelah muncul di area pemukiman mereka. Keberadaan merak tersebut diketahui saat petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta melakukan kegiatan pendataan keanekaragaman hayati di luar kawasan konservasi pada 8 Agustus 2024.
Kepala BKSDA Yogyakarta, Lukita Awang Nistyantara, menjelaskan bahwa merak hijau tersebut pertama kali dilaporkan oleh warga setempat selama kegiatan pendataan. “Keberadaan merak hijau ini sudah diketahui sejak akhir tahun 2023. Namun, hingga saat ini, tidak diketahui dari mana asalnya,” ujar Lukita melalui pesan singkat.
Merak hijau tersebut terlihat sering bertengger di atap rumah warga, makan, dan berteduh di sekitar pemukiman. “Pada malam hari, merak tersebut tidur di sekitar rumah warga,” tambah Lukita. Meskipun keberadaan satwa ini menarik perhatian, tidak ada warga yang mengaku memiliki merak tersebut, dan petugas menduga bahwa merak tersebut adalah satwa lepasan.
Petugas dari Resor Konservasi (RKW) Kulon Progo dan tim dari Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I Sleman segera melakukan evakuasi setelah menerima laporan. Evakuasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan satwa serta mengembalikannya ke habitat yang lebih sesuai. “Kami melakukan evakuasi untuk memastikan merak hijau ini berada di tempat yang aman dan sesuai dengan kebutuhan konservasinya,” kata Lukita.
Keberadaan merak hijau yang dilindungi ini menambah keanekaragaman satwa di wilayah Kulon Progo dan menunjukkan pentingnya pengawasan serta penanganan satwa liar yang mungkin terlepas dari habitatnya. BKSDA Yogyakarta terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kesejahteraan satwa dan menjaga keberagaman hayati di wilayah tersebut.