BREAKING NEWS
Senin, 07 April 2025

Rumah Makan Lubers di Sorkam Kanan Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Adelia Syafitri - Sabtu, 05 April 2025 17:20 WIB
71 view
Rumah Makan Lubers di Sorkam Kanan Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
Rumah makan Lubers di Kelurahan Sorkam Kanan, Kecamatan Sorkam Barat saat terbakar.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI TENGAH -Satu unit rumah makan bernama Lubers yang terletak di Kelurahan Sorkam Kanan, Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dilalap si jago merah pada Sabtu (5/4/2025) siang.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga:

Menurut keterangan warga setempat, Saprinuddin Sinaga, kobaran api tiba-tiba muncul dari bagian atap rumah makan milik Amir Hamzah Lubis yang merupakan bangunan dua lantai.

"Saat itu, saya hanya melihat tiba-tiba ada asap disertai kobaran api muncul di bagian atas bangunan rumah makan itu. Lantas saya berteriak agar ada warga yang membantu memadamkan api," ujar Saprinuddin saat berada di lokasi kejadian.

Baca Juga:

Dalam kondisi panik, Saprinuddin bersama salah satu anggota keluarga pemilik rumah makan sempat mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api dengan cepat membesar.

Sekitar 45 menit setelah kebakaran terjadi, satu unit mobil pemadam kebakaran akhirnya tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman, dibantu warga yang sudah ramai berdatangan.

Editor
: Adelia Syafitri
Tags
beritaTerkait
Kaget Dengar Klakson, Dua Perempuan di Purbalingga Jatuh ke Jurang 7 Meter
Pemudik Asal Kebumen Meninggal Dunia Saat Perjalanan Menuju Jakarta
Pria di Pematangsiantar Tewas Kesetrum di Kandang Ayam Miliknya
Penumpang Bus ALS Asal Deli Serdang Ditemukan Meninggal Dunia di Dharmasraya
Empat Preman Bersenjata Golok Peras Pemudik di Jalur Selatan Cianjur, Polisi Bertindak Cepat
Permukaan Air Danau Toba Pulih 80 Persen, Pengelola Wisata: Alam Masih Bersahabat
komentar
beritaTerbaru