BREAKING NEWS
Jumat, 04 April 2025

DPRD Mimika Desak PT HAL Pulangkan 65 Karyawan Asli Papua, Proyek Pengelolaan Tailing Dihentikan Sementara

Adelia Syafitri - Kamis, 03 April 2025 21:26 WIB
60 view
DPRD Mimika Desak PT HAL Pulangkan 65 Karyawan Asli Papua, Proyek Pengelolaan Tailing Dihentikan Sementara
Anggota DPRD Mimika, Anton Niwilingame (atas), karyawan yang terlantar (bawah).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TIMIKA -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika mendesak PT Honay Ajkwa Lorenz (PT HAL) untuk segera memulangkan 65 karyawan asli Papua yang telah direkrut dan mengikuti pelatihan soft skill di Surabaya, Jawa Timur.

Anggota DPRD Mimika, Anton Niwilingame, menyatakan bahwa hingga saat ini, 65 karyawan tersebut masih berada di Jakarta dan Surabaya, sementara hak-hak mereka dari perusahaan belum jelas.

Baca Juga:

"Perusahaan harus segera memberikan kejelasan terkait status mereka dan memulangkan mereka ke Papua. Kami juga meminta transparansi mengenai hak-hak karyawan yang belum dipenuhi," ujar Anton, Kamis (3/4), di Timika.

PT HAL, yang sebelumnya meluncurkan proyek pengelolaan tailing (limbah tambang) menjadi semen, paving block, dan keramik, telah merekrut sekitar 6.000 karyawan, dengan sebagian besar karyawan yang direkrut mendapatkan rekomendasi dari gereja.

Baca Juga:

Namun, menurut Anton, proses perekrutan ini tidak berjalan dengan transparan, dan bahkan PT Freeport Indonesia, sebagai pemilik tailing, tidak mengetahui tentang perekrutan tersebut.

Pihak DPRD juga menyoroti tidak dilibatkannya lembaga adat seperti Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (Lemasa) dan Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko), serta ketidaktahuan pemerintah daerah dan DPRD setempat terkait proyek ini.

Hal ini menjadi kekhawatiran mengingat lokasi pabrik PT HAL berada di sekitar permukiman warga, yang dapat menimbulkan risiko terhadap kesehatan dan lingkungan.

Editor
: Adelia Syafitri
Tags
beritaTerkait
Pemulihan Lingkungan Wisata Hibics Puncak Bogor Tunjukkan Kemajuan Positif, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: "Hari Ini Alat Berat Terakhir Beroperasi"
Wali Kota Medan Rico Waas Instruksikan Pengaktifan Kembali Poskamling untuk Jaga Keamanan Lingkungan
Diduga Ilegal, Aktivitas Pengambilan Kayu Log di Parbuluan V Tuai Sorotan
Bahaya Mikroplastik pada Teh Celup, Ecoton Temukan Kontaminasi di Sejumlah Merek Populer
Bau Busuk di RDF Rorotan Jakarta Utara Menghilang, Warga Bersyukur
Menteri Lingkungan Hidup: 96.000 Hektare Hutan Lindung di DAS Cimandiri Hilang, Pemicu Bencana di Sukabumi
komentar
beritaTerbaru