
Mengejutkan! Senyawa Brokoli Dapat Menghambat Pertumbuhan Uban, Benarkah?
BITVONLINE.COM Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Antioxidants pada bulan Desember menunjukkan bahwa luteolin, senyawa
Kesehatan dan OlahragaJAKARTA -Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan bahwa lebih dari 40 menteri Kabinet Merah Putih akan menjadi pembicara dalam acara retret bagi kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
"Ada sekitar 40 lebih menteri yang akan berbicara di sana," ujar Bima Arya saat ditemui di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Minggu (16/2/2025).
Baca Juga:
Retret ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada kepala daerah mengenai tugas pokok dan fungsi mereka dalam pemerintahan. Bima menekankan bahwa latar belakang para kepala daerah sangat beragam, mulai dari pengusaha, budayawan, ulama, hingga selebriti. Oleh karena itu, pelatihan ini diwajibkan agar mereka memiliki wawasan yang komprehensif.
Baca Juga:
Pembahasan Astacita dan Penguatan Koordinasi
Dalam acara ini, akan dibahas pula konsep astacita, yakni delapan aspek pembangunan daerah yang mencakup ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, serta pengelolaan anggaran daerah.
"Makan bergizi, ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, ini penting," tutur Bima Arya, yang juga merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN).
Selain itu, retret ini akan menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi antara kepala daerah dan pemerintah pusat. Menurut Bima, membangun chemistry dan emotional bonding antara pemimpin daerah tidak bisa dilakukan hanya melalui pertemuan virtual seperti Zoom.
Pengelolaan Anggaran dan Wawasan Kebangsaan
Dalam kesempatan yang sama, Bima menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran negara yang mencapai ribuan triliun rupiah.
"Kita berbicara tentang mengelola APBN Rp 3.600 triliun dari pusat, di pusat semuanya, kemudian ada Rp 1.300 triliun APBD. Untuk mengawal itu perlu serius, teman-teman itu perlu mengawal uang rakyat tadi," tegasnya.
Selain aspek teknis dan koordinasi, materi mengenai ketahanan nasional dan wawasan kebangsaan juga akan diberikan dalam retret tersebut.
"Teman-teman kepala daerah harus menjadi garda terdepan, sebagai pemersatu, sebagai tokoh-tokoh nasionalis," pungkas Bima.
Acara retret ini diharapkan dapat membekali kepala daerah dengan keterampilan dan pengetahuan yang dibutuhkan untuk menjalankan pemerintahan secara efektif dan berintegritas.
(tb/a)
BITVONLINE.COM Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Antioxidants pada bulan Desember menunjukkan bahwa luteolin, senyawa
Kesehatan dan OlahragaBANDUNG Pecatur Indonesia, Satria Duta Cahaya, semakin dekat meraih gelar Internasional Master (IM) setelah tampil konsisten dalam turnamen
Kesehatan dan OlahragaJAKARTA Fenomena viral KaburAjaDulu yang tengah ramai diperbincangkan di media sosial, mendapat tanggapan dari Ketua Umum PAN sekaligus Me
NasionalKUDUS Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus melaporkan adanya pertumbuhan signifikan dalam industri hasil temb
NasionalJAWA TIMUR Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (22/2)
PeristiwaJAKARTA Sebanyak 38 Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat mengunjungi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoy
NasionalDELI SERDANG Sebuah tindakan kontroversial dilakukan oleh pengusaha tambak yang memagari kawasan hutan lindung seluas 48 hektar di pesisir
NasionalJAWA BARAT Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LH) Hanif Faisol Nurofiq bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan aksi
NasionalJAKARTA Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memimpin Apel Siaga Jakarta Siap Menjaga Jakarta yang digelar di Waduk Pluit, Penjaringan,
NasionalJAKARTA Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) yang akan mengelola aset besar Indonesia resmi akan diluncurkan pada S
Nasional