BREAKING NEWS
Jumat, 04 April 2025

Junta Militer Myanmar Laporan 3.085 Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat, Bantuan Internasional Mengalir

Justin Nova - Kamis, 03 April 2025 15:56 WIB
14 view
Junta Militer Myanmar Laporan 3.085 Korban Jiwa Akibat Gempa Dahsyat, Bantuan Internasional Mengalir
Tim penyelamat Myanmar dan Tiongkok membawa jenazah seorang korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan runtuh 'pembangunan Sky Villa Condominium' di Mandalay, Myanmar, Rabu (2/4/2025).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

YANGON– Junta militer Myanmar mengumumkan perkembangan terbaru terkait korban jiwa akibat gempa dahsyat yang mengguncang negara tersebut pada akhir Maret 2025.

Hingga Kamis (3/4), tercatat 3.085 orang tewas akibat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo yang mengguncang Myanmar. Selain itu, sebanyak 4.175 orang dilaporkan menderita luka-luka, sementara 341 orang masih dinyatakan hilang.

Zaw Min Tun, juru bicara junta militer Myanmar, menyatakan bahwa upaya pencarian dan evakuasi terus berlanjut, dengan bantuan internasional yang datang dari berbagai negara.

Baca Juga:

"Kami terus melanjutkan upaya pencarian dan evakuasi, kami menyampaikan terima kasih atas kerja keras tim medis dan komunitas internasional," ujar Zaw Min Tun seperti dikutip dari AFP.

Tim penyelamat dari Myanmar dan Tiongkok berhasil menemukan jenazah korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan Sky Villa Condominium yang runtuh di Mandalay. Proses evakuasi di lokasi tersebut dilanjutkan dengan bantuan tim internasional yang membawa alat berat untuk menggali puing-puing.

Baca Juga:

Bantuan internasional pun mengalir ke Myanmar. Sebanyak 17 negara telah mengirimkan bantuan, termasuk Indonesia yang telah memberikan bantuan dalam tiga tahap.

Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Pratikno, dilaporkan membawa bantuan langsung ke Myanmar pada Kamis (3/4/2025) untuk membantu upaya pemulihan.

Selain Myanmar, negara tetangga Thailand juga terimbas dampak gempa ini. Di Bangkok, sebuah gedung pencakar langit roboh akibat gempa tersebut. Pemerintah Thailand melaporkan sebanyak 22 orang tewas akibat gempa, dengan 70 orang masih dinyatakan hilang.

Gubernur Bangkok, Chadchart Sittipunt, mengungkapkan harapan agar ada korban selamat, namun juga menegaskan bahwa kekecewaan kemungkinan besar akan terjadi.

"Kami masih berharap mukjizat, tapi jangan berharap banyak karena ada kemungkinan kekecewaan sangat tinggi," ujar Sittipunt.

Proses pencarian di Thailand juga terus dilakukan, meskipun tantangan besar harus dihadapi mengingat kondisi puing-puing bangunan yang roboh.

(kp/n14)

Editor
: Justin Nova
Tags
beritaTerkait
Gempa Myanmar: Korban Meninggal Tembus 3.000, Tim Bantuan Indonesia Mulai Evakuasi Korban
Indonesia Tanggap Bencana: Kementan Kirim 15 Ton Pangan untuk Myanmar
Gempa Dahsyat di Myanmar: Lebih dari 2.700 Korban Jiwa, Kelangkaan Tempat Berlindung dan Obat-obatan
Pemerintah RI Kirim 73 Personel dan Bantuan Medis Untuk Korban Gempa Myanmar, Termasuk Shelter dan Obat
Pemerintah Indonesia Kirim 12 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Gempa Myanmar
Jumlah Korban Gempa Bumi Myanmar Meningkat, Mendekati 2.000 Jiwa
komentar
beritaTerbaru