BREAKING NEWS
Jumat, 04 April 2025

Tegas! Kodam Pattimura Usut Oknum TNI Terlibat Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak

Adelia Syafitri - Kamis, 03 April 2025 20:18 WIB
63 view
Tegas! Kodam Pattimura Usut Oknum TNI Terlibat Tambang Emas Ilegal di Gunung Botak
Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf. Heri Krisdianto.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

AMBON -Komando Daerah Militer (Kodam) XV Pattimura mengambil langkah tegas terhadap oknum TNI yang terlibat dalam melindungi atau memanfaatkan kegiatan tambang emas ilegal di Gunung Botak, Pulau Buru, Maluku.

Komitmen ini ditegaskan oleh Kapendam XV/Pattimura Kolonel Inf. Heri Krisdianto, yang menyatakan bahwa Pangdam XV/Pattimura tidak akan memberikan toleransi kepada prajuritnya yang terbukti melakukan pelanggaran hukum.

Baca Juga:

Gunung Botak, yang terkenal sebagai lokasi tambang emas ilegal, kini menjadi perhatian khusus Kodam XV Pattimura.

Ratusan penambang ilegal yang beroperasi di kawasan tersebut memungkinkan adanya keterlibatan oknum-oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepentingan pribadi.

Baca Juga:

Kolonel Inf. Heri menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi siapa saja yang terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut.

Sebelumnya, beredar isu bahwa sejumlah oknum anggota TNI memiliki aset atau usaha di area tambang emas ilegal di Gunung Botak.

Bahkan, salah satu oknum dikabarkan terlibat dalam aktivitas sebagai bandar batu cinabar, yang digunakan dalam proses penambangan.

Menanggapi hal tersebut, Kapendam menegaskan bahwa jika terbukti bersalah, oknum-oknum tersebut akan diproses hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Jika memang terbukti bersalah, pasti akan diproses hukum," ujar Kapendam XV Pattimura, Kamis (3/4/2025).

Selain itu, Kapendam juga mengimbau kepada seluruh prajurit di bawah komando Kodam XV Pattimura untuk tidak terlibat dalam kegiatan ilegal, khususnya yang berkaitan dengan penambangan emas ilegal di wilayah tersebut.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara Kodam, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mengatasi masalah penambangan ilegal yang sudah berlangsung lama.

Editor
: Adelia Syafitri
Tags
beritaTerkait
Kasus Pembunuhan Juwita: Penyidik Temukan Bukti Baru, Dugaan Keterlibatan Orang Lain Muncul
Bentrokan Antarwarga Pecah di Maluku Tengah, 1 Polisi Tewas
Dugaan Kekerasan Seksual dan Pembunuhan Wartawati Juwita: Oknum TNI AL Resmi Jadi Tersangka
Serda Ambo dan Pratu Rendi Terlibat Pengeroyokan 3 Polisi di Sulawesi Tenggara, 6 Warga Jadi Tersangka
Denpomal Banjarmasin Amankan Mobil Diduga Tempat Pembunuhan Jurnalis Juwita
Kodam 1/BB Berangkatkan 450 Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 126/KC
komentar
beritaTerbaru