
Indonesia Tanggap Bencana: Kementan Kirim 15 Ton Pangan untuk Myanmar
JAKARTA Sebagai bentuk kepedulian terhadap negara tetangga yang baru saja dilanda bencana alam, Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Ke
Nasional
BOGOR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor Jl. Tegar Beriman, Tengah, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16914 berhasil menangkap empat selebgram yang terlibat dalam promosi situs judi online melalui akun Instagram mereka. Dalam operasi yang berlangsung antara 25 Juni hingga 1 Juli 2024, keempat pelaku dengan inisial IP, LN, MS, dan AP ditangkap di lokasi dan waktu yang berbeda.
Wakapolres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono Putra, mengungkapkan bahwa modus operandi para pelaku adalah memanfaatkan popularitas akun media sosial mereka untuk mempromosikan judi online. “Mereka direkrut melalui pesan Instagram dan Whatsapp oleh seseorang yang tidak kami sebutkan identitasnya. Upah yang diterima berkisar antara Rp 600 hingga Rp 900 ribu untuk memposting dua kali sehari mengarahkan pengikut mereka ke situs judi online,” jelas Adhimas kepada wartawan di Polres Bogor.
Menurut Adhimas, beberapa pelaku telah melakukan kegiatan ini selama setahun, sementara yang lain baru beberapa bulan. Barang bukti yang disita polisi meliputi 4 unit HP, 4 akun Instagram, 4 video rekaman layar, 4 kartu SIM, 2 buku rekening, 1 kartu ATM, 2 akun Dana, 1 akun Google, 1 akun M-banking, serta uang tunai Rp 6.328.000 dalam rekening para pelaku.
Baca Juga:
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Teguh Kumara, menjelaskan bahwa dari keempat pelaku, satu di antaranya masih berstatus pelajar SMA. “Inisial AP, yang merupakan pelajar SMA, sementara tiga lainnya sudah dewasa tetapi belum memiliki pekerjaan tetap setelah lulus sekolah,” ujar Teguh.
Dalam kasus ini, para pelaku dijerat dengan Pasal 45 Ayat 3 Jo Pasal 27 Ayat 2 UU ITE No 1 Tahun 2024, yang mengatur tentang penyalahgunaan teknologi informasi dan diancam pidana penjara maksimal 10 tahun. Saat ini, polisi sedang melakukan pengembangan lebih lanjut untuk menemukan admin dan pembuat situs judi online yang dipromosikan oleh para selebgram ini.
Baca Juga:
“Terkait dengan situs judi online yang dipromosikan, kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk melakukan pemblokiran,” tambah Teguh.
Kasus ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial untuk promosi ilegal seperti judi online merupakan tindakan serius yang melanggar hukum di Indonesia. Polisi terus mengintensifkan upaya dalam mengatasi kejahatan di dunia maya demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat dari ancaman yang merugikan.
(N/014)
JAKARTA Sebagai bentuk kepedulian terhadap negara tetangga yang baru saja dilanda bencana alam, Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Ke
NasionalBANDUNG Arus balik Lebaran 2025 mulai terasa di sejumlah jalur utama di Kabupaten Bandung, termasuk di jalur Lingkar Nagreg. Sejak Kamis (3
NasionalJAWA BARAT Sugianto, seorang pekerja migran Indonesia di Korea Selatan, akan menerima penghargaan dari Menteri Pelindungan Pekerja Migran I
NasionalJAKARTA Vadel Badjideh secara resmi mencabut kuasa hukum yang sebelumnya diberikan kepada pengacara ternama, Razman Arif Nasution. Keputusa
EntertainmentMOJOKERTO Bencana tanah longsor terjadi di jalur PacetCangar, tepatnya di jalan Raya Sumberbrantas, Watu Lumpang, Kabupaten Mojokerto, Jaw
PeristiwaJAKARTA Presenter dan pengusaha Ruben Onsu barubaru ini menjalankan salat Ashar perdana di Musala Al Helmiah, sebuah tempat ibadah yang di
EntertainmentBITVONLINE.COM Kematian adalah hal yang pasti dialami oleh setiap manusia, sebagaimana dijelaskan dalam AlQuran Surah AlAnkabut ayat 57
AgamaGORONTALO Seorang karyawan hotel berinisial RH (19) di Kota Gorontalo, Sulawesi, berhasil ditangkap oleh kepolisian setelah diduga membobol
Hukum dan KriminalACEH Satu ruas jalan yang menghubungkan Desa Cot Meugoe dengan Desa Blang Gandai di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, mengalami longsor
PeristiwaBITVONLINE.COM Membaca AlQuran adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Banyak umat Islam yang berwudhu terlebih dahulu sebelum
Agama