BREAKING NEWS
Minggu, 06 April 2025

JK Bongkar Strategi Ekonomi Trump: Daya Beli Ditekan, Pajak Dipotong

Adelia Syafitri - Sabtu, 05 April 2025 22:00 WIB
64 view
JK Bongkar Strategi Ekonomi Trump: Daya Beli Ditekan, Pajak Dipotong
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA -Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), memberikan pandangannya terkait kebijakan ekonomi Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Menurutnya, kebijakan Trump yang menetapkan tarif impor sebesar 10% untuk semua negara, termasuk tarif resiprokal hingga 32% untuk Indonesia, berpotensi menekan daya beli masyarakat Amerika.

Baca Juga:

"Yang bayar (tarif) itu Amerika sendiri. Tapi kemana uang itu? Untuk bayar utang dan kurangi pajak dalam negeri," ujar JK saat ditemui di kediamannya pada Sabtu (5/4/2025).

JK menyoroti fakta bahwa banyak perusahaan besar asal Amerika, seperti Ford dan Chrysler, telah memindahkan basis produksinya ke luar negeri seperti Kanada, Meksiko, dan China.

Baca Juga:

Produk seperti mobil dan iPhone kini diproduksi di luar AS, sehingga tarif impor otomatis menaikkan harga jual di pasar domestik.

"Rakyat Amerika nanti mau beli barang sedikit mahal, tapi pajaknya dikurangi. Jadi sebenarnya daya beli Amerika dia desain. Tidak terlalu turun," jelasnya.

Ia memperkirakan harga barang impor akan naik antara 5% hingga 10%, tergantung dari negara asal produk tersebut.

Editor
: Adelia Syafitri
Tags
beritaTerkait
Rupiah Terpuruk ke Rp17.059/US$, Terendah Sepanjang Sejarah! BI Siaga, Trump Jadi Pemicu
Tarif Impor AS Bikin Geger Dunia, Prabowo Lakukan Manuver Diplomatik
Bank Indonesia Angkat Suara soal Tarif Trump 32% untuk Produk RI: Fokus Jaga Stabilitas Rupiah
JK Tenangkan Publik: Tarif Impor Trump Tak Perlu Dikhawatirkan, Dampaknya ke Indonesia Kecil
Vietnam Siap Turunkan Tarif Impor Produk AS hingga 0%, Sinyal Perkuat Hubungan Dagang
Trump Tawarkan Keringanan Tarif untuk China Jika Setujui Penjualan TikTok ke AS?
komentar
beritaTerbaru