
Banjir di Km 9,5 Jalan Medan-Pematangsiantar Kian Parah, Sat Lantas Imbau Pengendara Waspada
SIMALUNGUN Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar dalam beberapa hari terakhir kembali menyebabka
Nasional
Deliserdang – Dugaan pelanggaran serius mencuat dari oknum Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) yang berada di bawah naungan Kantor Urusan Agama (KUA) Percut Sei Tuan, Deliserdang. Oknum tersebut adalah H. Saliman As Tarigan, Drs, yang diduga terlibat dalam pengurusan pernikahan kontroversial pada tahun 2020 antara Dr. BG, yang sebelumnya beragama Katolik, dengan saudari JS yang beragama Islam.
Informasi yang diterima menyebutkan bahwa di bawah pengurusan Saliman, Dr. BG berpindah agama menjadi mualaf demi memuluskan pernikahannya sesuai syariat Islam. Namun, pernikahan ini memicu pro dan kontra, terutama terkait keabsahan proses tersebut.
Salah satu pihak yang terkait dengan permasalahan ini adalah istri sah Dr. BG, FA, yang merasa ditipu. FA mengklaim bahwa suaminya menyembunyikan status pernikahannya dengan mengaku masih lajang. Tidak hanya itu, FA juga melaporkan dugaan pemalsuan dokumen ke Polda Bengkulu, dengan laporan polisi nomor: LP/B/112/VII/2024/SPKT/POLDA BENGKULU tertanggal 12 Juli 2024.
Baca Juga:
Dalam upaya mengklarifikasi lebih lanjut, FA memberi kuasa kepada kru Buana Independen Televisi (BITV) mencoba menghubungi sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Desa Sampali, Muhammad Ruslan, dan H. Saliman As Tarigan. Namun, berbagai upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak membuahkan hasil, karena pesan yang dikirim tidak direspons oleh Saliman dan juga Muhammad Ruslan.
Yang menarik, dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh Saliman dan diketahui oleh Kepala Desa Sampali, terdapat pengakuan bahwa surat keterangan nikah Dr. BG dengan JS telah hilang. Pernyataan ini menimbulkan kecurigaan terhadap keabsahan pernikahan tersebut.
Baca Juga:
Awak media kemudian mengunjungi KUA Percut Sei Tuan untuk mendapatkan klarifikasi terkait dokumen pernikahan Dr. BG dan JS. Kepala KUA mengonfirmasi bahwa sebelumnya terdapat pihak yang mengaku dari Polda Bengkulu telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, termasuk Kepala Desa Sampali dan Saliman, terkait pernikahan tersebut.
Lebih lanjut, pada 1 Oktober 2024, awak media kembali mencoba menghubungi Saliman melalui bantuan Kepala KUA. Dalam percakapan tersebut, Saliman menyatakan bahwa perkara ini sudah selesai dan menegaskan bahwa jika diperlukan keterangan lebih lanjut, ia akan menghubungi Kepala Desa Sampali karena keduanya terlibat dalam proses pernikahan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, baik Kepala Desa Sampali maupun Saliman belum memberikan informasi yang jelas terkait mualafnya Dr. BG dan keabsahan pernikahannya dengan JS. Dugaan adanya suap atau upeti kepada pejabat terkait mulai mengemuka, menambah teka-teki di balik pernikahan yang penuh kontroversi ini.
(TIM RED)
SIMALUNGUN Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar dalam beberapa hari terakhir kembali menyebabka
NasionalJAKARTA Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melalui kuasa hukumnya Muslim Butar Butar, menyatakan akan menempuh jalur hukum atas tudu
EntertainmentMEDAN Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatera Utara memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah terseb
PemerintahanYOGYAKARTA Seorang Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) berinisial EM telah dibebastugaskan dari tugas mengajar dan ja
Hukum dan KriminalBITVONLINE.COM Menjelang bulan suci Ramadhan, masyarakat mulai mencari informasi mengenai ketentuan fidyah bagi mereka yang tidak mampu men
AgamaBALIGE Pemasangan plang kepemilikan tanah oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) di Lapangan Mini, Kelurahan Sangkarnihuta
NasionalPAPUA Bentrokan antarpendukung dua pasangan calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Puncak Jaya kembali terjadi pada Rabu (2/4), menyeba
PeristiwaTANJUNGBALAI Polisi akhirnya berhasil mengungkap motif di balik insiden kebakaran besar yang menghanguskan 204 kios di Tempat Penjualan Obr
Hukum dan KriminalMEDAN Lubang besar tibatiba muncul di badan Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, dan mengejutkan para pengguna jalan. Aspal jalan
PeristiwaLANGKAT Ratusan warga Desa Perlis, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, didampingi kuasa hukumnya Muhammad Ilham Fat
Hukum dan Kriminal